Kemah Penggalang  SD Ungaran 1 Yogyakarta
Kemah Penggalang  SD Ungaran 1 Yogyakarta

Kemah Penggalang SD Ungaran 1 Yogyakarta

KEMAH PENGGALANG SD NEGERI UNGARAN 1 YOGYAKARTA

Kemah Penggalang SD Negeri ungaran 1 Yogyakarta yang di laksanakan pada hari Jum’at dan Sabtu tanggal 06-07 Maret 2020, yang di ikuti oleh semua kelas V SD Negeri Ungaran 1 Yogyakarta. Kemah tahun ini  sedikit berbeda dengan kemah-kemah tahun sebelumnya. kemah pada tahun-tahun sebelumnya di gelar di alam yang terbuka, sedangkan kemah tahun ini di laksanakan di lingkungan sekolah. Awalnya,  Kemah Penggalang ini sudah di rencanakan akan di laksanakan di daerah Pakem, Karang Asri. Namun karena  keadaan cuaca yang tidak mendukung khusunya di Daerah Istimewah Yogyakarta (DIY) dan juga untuk menghormati  tragedi Siswa SMP 1 Turi. Tragedi ini masih berbekas di benak para guru, siswa, pembina pramuka dan semua masyarakat DIY.

            Kemah Penggalang SD N Ungaran 1 Yogyakarta yang dilaksanakan di lingkungan sekolah terlihat lancar dan berjalan sesuai dengan rencana. Kegiatan ini di mulai dengan upacara pembukaan yang di ikuti oleh pembina pramuka, para guru dan karyawan SD Negeri Ungaran 1 Yogyakarta, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan-kegiatan kepramukaan yang lain. Dalam pelaksanaan upacara pembukaan, Kepala Sekolah selaku pembina upacara  memberikan arahan dan motivasi kepada siswa “walaupun kemah Penggalang dilaksanakan di lingkungan sekolah di harapkan tidak mengurangi esensinya, dalam kegiatan ini juga di harapkan agar siswa-siswi mengikuti kegiatan ini dengan penuh semangat dan tanggung jawab, mengingat bahwa kegiatan upacara merupakan kegiatan untuk membentuk kepribadian, menanamkan semangat kebangsaan, dan meningkatkan keterampilan bagi siswa”.Dengan kegiatan kemah penggalang, siswa - siswi SD Negeri Ungaran 1 Yogyakarta selain mendapatkan pengalaman juga di harapakan bisa menjadi pribadi-pribadi yang memiliki karakter ke bangsaan dan keterampilan yang mempuni, sehingga di hari kelak nanti mereka menjadi anak- anak  yang berguna bagi bangsa dan negara. Indrawan M.A. Toani