Kegiatan Literasi Sangat Penting Dilaksanakan Di Sekolah

PERAN dari orang tua dalam mendukung siswa dalam proses belajar tentu sangatlah diharapkan. Lalu, bentuk dukungan seperti apakah yang diharapkan agar proses belajar siswa dapat berlangsung dengan baik?

 

Banyak yang berpendapat bahwa guru adalah yang bertanggung jawab dalam hal keberhasilan siswa belajar. Pendapat seperti tersebut tidaklah 100 persen benar. Sebab, secara umum  lama belajar siswa sekolah dasar (SD) adalah 8 jam dimulai pukul 07.00 sampai 15.00, maka sisa waktu 18 jam adalah menjadi tanggung jawab orang tua di rumah.

Terlepas dari keterkaitan antara siswa, guru, dan orang tua, kita kembali pada pembelajaran untuk kelas 1 SD, ada keresahan yang melanda khususnya para orang tua siswa kelas 1. Para orang tua bingung dan gelisah setelah melihat guru menulis di papan tulis dengan huruf kecil, di tambah lagi  guru juga meminta setiap siswa menggunakan buku tulis halus.

Keadaan yang terjadi makin meruncing, orang tua mencoba membangun komunikasi dengan guru kelas 1 melalui media sosial.  Guru memposisikan sebagai penyambung informasi sekaligus  pelaksana kurikulum 2013, tentunya harus bijaksana dalam menghadapi kerisauan para orang tua terhadap materi pembelajaran menulis dan membaca permulaan.

Membaca dan menulis permulaan merupakan pembelajaran yang diorientasikan pada kemampuan membaca dan menulis permulaan di kelas-kelas awal pada saat anak-anak mulai memasuki bangku sekolah. Tahap awal siswa kelas 1 SD, membaca dan menulis permulaan merupakan menu utama.  Membaca permulaan pada siswa kelas 1 SD ditekankan pada kemampuan melek huruf, yakni siswa dapat melafalkan lambing tertulis menjadi lambing bermakna.

Menulis permulaan dengan huruf kecil di kelas 1 SD tujuannya adalah agar siswa memahami cara menulis permulaan dengan ejaan yang benar dan mampu untuk menyampaikan ide ataupun pesan secara tertulis. Dan cara penyajiannya secara bertahap dengan menggunakan pendekatan huruf, suku kata, kata-kata, atau kalimat.

Bentuk dukungan orang tua dalam proses pembelajaran terutama untuk siswa kelas 1 SD, yakni turut serta dalam gerakan literasi yang masuk dalam program pembelajaran. Sesuai dengan kemampuan siswa kelas 1 SD dalam pembelajaran utamanya membaca dan menulis permulaan.

Kerisauan orang tua dapat terurai dengan langsung terlibat mendukung setiap siswa untuk belajar membaca dan menulis permulaan. Penyediaan sarana untuk siswa sangat diharapkan agar minat siswa untuk membaca dan menulis tumbuh. Penggunaan buku tulis halus sangat membantu siswa untuk belajar menulis.

Gerakan literasi pada siswa kelas 1 SD sesuai dengan tujuan utama pembelajaran kelas 1, yakni membaca dan menulis permulaan. Gerakan ini akan terwujud jika guru, kepala sekolah, komite sekolah, dan orang tua saling mendukung.




Artikel Terkait

Comments (3)

    komentar Facebook sedang dipersiapkan